Dari Ketergantungan ke Kemandirian, Pemkot Bandar Lampung Dukung Program Listrik Gratis bagi Warga Pra-Sejahtera
BANDARLAMPUNG (HARIAN SUARA INTELEKTUAL)Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi dengan PT PLN (Persero). Komitmen tersebut disampaikan saat audiensi bersama jajaran PLN UP3 Tanjung Karang yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (5/3/2026).
Pertemuan itu menyoroti pelaksanaan program Light Up The Dream (LUTD), sebuah inisiatif PLN yang menyediakan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga pra-sejahtera yang hingga kini belum memiliki akses listrik mandiri dan masih bergantung pada sambungan tetangga.
Dalam pertemuan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai akses listrik bukan sekadar layanan infrastruktur, melainkan fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Listrik adalah kebutuhan dasar yang menentukan banyak aspek kehidupan, dari pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga produktivitas ekonomi warga,” tegasnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak ingin program bantuan ini berjalan parsial. Eva Dwiana menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar program benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan.
Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan jajaran pemerintahan hingga tingkat paling bawah, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT, untuk membantu melakukan verifikasi dan pendataan warga kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.
Pendekatan berbasis wilayah ini dinilai penting agar program Light Up The Dream tidak hanya menjadi simbol bantuan, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi persoalan ketimpangan akses energi di masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan PLN juga dipandang sebagai contoh praktik kolaborasi pembangunan yang efektif.
Pemerintah menghadirkan data dan akses sosial di tingkat akar rumput, sementara PLN memastikan ketersediaan layanan dan infrastruktur kelistrikan.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap semakin banyak keluarga pra-sejahtera yang dapat menikmati listrik secara mandiri, tanpa lagi bergantung pada sambungan dari tetangga yang kerap berisiko secara teknis maupun hukum.
Bagi pemerintah kota, keberhasilan program ini bukan hanya tentang menyalakan lampu di rumah-rumah warga.
Lebih dari itu, program ini adalah upaya menyalakan harapan, menciptakan kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera bagi masyarakat Bandar Lampung. (Ferry)

Tidak ada komentar