Header Ads

ads header

Breaking News

SMA N 1 Menggala: menggelar peringatan maulid nabi, Meneladani Akhlak Rasulullah, Membentuk GenerasiBerkarakter




TULANGBAWANG LAMPUNG (HARIAN SUARA INTELEKTUAL)
SMA Negeri 1 Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Menguatkan Iman dan Membentuk Generasi Berkarakter Mulia.” Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (28/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi tidak sekadar ditempatkan sebagai agenda seremonial keagamaan. Di lingkungan pendidikan, momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk memperkuat karakter peserta didik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.


Kepala SMAN 1 Menggala, Siti Nursiah, S.Pd., M.Pd., dalam pesannya kepada para siswa menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari semua anak-anakku, kita jadikan momentum Maulid Nabi ini bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan kita sehari-hari.”


Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik. Sekolah juga memiliki tanggung jawab membentuk pribadi yang memiliki integritas, disiplin, kepedulian, serta mampu menghormati sesama.

Ia mengajak seluruh siswa untuk membangun kebiasaan baik mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, hingga kehidupan bermasyarakat.

“Anak-anak harus mampu menunjukkan sikap santun kepada guru, menghormati orang tua, menghargai teman, jujur dalam setiap keadaan, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan pilihan yang dilakukan. Itulah bagian dari karakter yang harus kita bangun bersama,” pesannya.

Lebih jauh, Siti Nursiah mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan nilai-nilai moral. 

Kemampuan menggunakan teknologi harus berjalan beriringan dengan kematangan berpikir dan kekuatan karakter.

“Jangan sampai kecerdasan tidak diikuti akhlak. Kita ingin anak-anak SMAN 1 Menggala menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, tetapi juga memiliki iman, akhlak dan karakter yang kuat,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah perubahan sosial yang menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga daya tahan moral. 

Sebab, kecerdasan tanpa karakter berisiko kehilangan arah, sementara karakter tanpa kemauan untuk belajar juga akan sulit menjawab tantangan masa depan.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar SMAN 1 Menggala diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai fondasi dalam membangun budaya sekolah yang positif, humanis, disiplin, dan berintegritas.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan karakter bukan pekerjaan satu hari atau sekadar kegiatan tahunan.

Ia merupakan proses panjang yang harus dibangun melalui keteladanan, pembiasaan dan konsistensi seluruh warga sekolah.

Pada akhirnya, inti peringatan Maulid Nabi bukan terletak pada kemeriahan kegiatan, melainkan sejauh mana nilai keteladanan Rosulullah benarbenar hidup dalam perilaku generasi muda. Dari sekolah, karakter itu ditempa; dari keteladanan, masa depan bangsa dibentuk," Pungkasnya (PERI)

Tidak ada komentar