FWTB Soroti Ketidakjelasan Penanganan Laporan Video Profil, 125 juta Minta Kepastian
TULANGBAWANG LAMPUNG (HARIAN SUARA INTELEKTUAL)Penanganan laporan yang disampaikan Forum Wartawan Tulang Bawang (FWTB) terkait dugaan persoalan dalam pembuatan Video Profil menelan anggaran 125 juta di Kabupaten Tulang Bawang hingga kini dinilai belum menunjukkan kejelasan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai kepastian proses tindak lanjut atas laporan yang telah disampaikan kepada aparat berwenang.
Beberapa pekan setelah laporan diajukan, tim FWTB kembali mendatangi Kejaksaan Negeri Tulang Bawang untuk menanyakan perkembangan penanganan laporan tersebut, Selasa (23/06/2026).
Namun, menurut keterangan yang diterima, laporan tersebut disebut telah diserahkan kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim FWTB kemudian menyambangi Kantor Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang guna memperoleh kepastian.
Akan tetapi, keterangan yang diperoleh justru menunjukkan adanya perbedaan informasi.
Arif, salah satu pejabat di lingkungan Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang, menjelaskan bahwa laporan yang dimaksud telah dikembalikan kepada pihak Kejaksaan Negeri Tulang Bawang.
“Laporan tersebut telah kami berikan kembali kepada pihak kejaksaan seminggu yang lalu,” ujar Arif.
Situasi saling mengembalikan kewenangan penanganan laporan ini memunculkan kesan adanya ketidakpastian dalam proses penyelesaian perkara yang menjadi perhatian publik tersebut.
Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, masyarakat berhak mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan laporan yang telah disampaikan secara resmi.
FWTB menilai bahwa setiap laporan masyarakat harus ditangani secara profesional, objektif, dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi maupun menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dan pengawasan pemerintah.
Sebagai lembaga kontrol sosial, FWTB menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai status dan hasil penanganan laporan.
Langkah ini dilakukan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk komitmen dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
Publik kini menanti sikap tegas serta penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait agar polemik laporan Video Profil Kabupaten Tulang Bawang tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan sesuai mekanisme hukum serta prinsip-prinsip good governance yang menjadi fondasi pemerintahan yang demokratis,"Pungkasnya (Tim)

Tidak ada komentar