Dari Administrasi hingga Pelayanan, Kelurahan Bandar Lampung Diakui Negara
BANDAR LAMPUNG(HARIAN SUARA INTELEKTUAL)Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten membangun dari akar pemerintahan. Pada peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tahun 2026, Pemkot Bandar Lampung berhasil meraih Penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional, sebuah capaian yang mencerminkan keseriusan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di level paling dekat dengan masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dalam seremoni nasional yang berlangsung di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Rabu (15/1/2026).
Pengakuan ini diberikan atas peran aktif Pemkot Bandar Lampung dalam mendorong lahirnya kelurahan berprestasi, pembinaan administrasi pemerintahan yang tertib, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin responsif dan berdampak nyata.
Capaian ini sekaligus menandai keberhasilan pendekatan pembangunan yang menempatkan kelurahan bukan sekadar unit administratif, melainkan simpul strategis pelayanan, partisipasi, dan inovasi.
Pemerintah pusat menilai, penguatan kapasitas kelurahan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen, aparatur pemerintah hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kebersamaan dan komitmen dalam membangun tata kelola kelurahan yang baik, transparan, dan benar-benar melayani masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu menambahkan, penghargaan nasional ini menjadi tolok ukur sekaligus tantangan untuk tidak berpuas diri.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas aparatur, pemanfaatan inovasi, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
“Terima kasih atas apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat pembangunan kelurahan, dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional ini menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak selalu harus dimulai dari pusat kekuasaan, tetapi justru menemukan maknanya ketika negara hadir secara nyata di ruang hidup masyarakat paling bawah. (*)

Tidak ada komentar