Header Ads

ads header

Breaking News

Sebar Pohon Durian ke Pesantren, Solusi Hijau dengan Nilai Ekonomi Tinggi Hima Persis Jawa Barat



Jawa Barat(harian Suara Intelektual)Pohon durian dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan dengan cita rasa khas dan nilai jual tinggi. Namun, bagi Pimpinan Wilayah Hima Persis Jawa Barat, penanaman pohon durian bukan hanya urusan kuliner, melainkan langkah strategis untuk menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.(14/08/2025)

Program penanaman pohon durian yang dijalankan saat ini masih berada pada tahap prototipe. Artinya, kegiatan ini baru diuji coba di beberapa lokasi kawasan pendidikan Persis untuk melihat efektivitasnya dari sisi pertumbuhan pohon, perawatan, hingga manfaat sosial-ekonominya. Dengan konsep percontohan ini, evaluasi dan perbaikan akan dilakukan secara berkala sebelum diperluas ke wilayah lain.

Ketua PW Hima Persis Jawa Barat, Riyan Hidayatullah, S.I.Kom, menjelaskan bahwa prototipe ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di seluruh pesantren Persis se-Jawa Barat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pohon yang ditanam bukan hanya hidup, tetapi tumbuh produktif dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan ekonomi pesantren,” ujarnya.

Pelaksanaan teknis program ini berada di bawah koordinasi Kabid Lingkungan Hidup PW Hima Persis Jabar, Fahmi Firdaus, S.Psi, yang bertugas memastikan pemilihan bibit berkualitas, teknik penanaman yang tepat, dan pembinaan berkelanjutan kepada pengelola lokasi. Ia menegaskan bahwa hasil dari tahap prototipe ini akan menjadi panduan utama sebelum memperluas skala program.

Jika prototipe ini berhasil, target jangka panjangnya adalah seluruh pesantren Persis di Jawa Barat memiliki area hijau produktif berupa kebun durian yang dikelola secara profesional. Selain menjaga kelestarian lingkungan, keberadaan pohon-pohon durian tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pesantren, yang hasilnya bisa digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan sosial.

Dengan kombinasi antara visi lingkungan dan strategi pemberdayaan ekonomi, program ini diharapkan menjadi contoh bagaimana gerakan hijau dapat diintegrasikan ke dalam kehidupan pesantren. Hima Persis Jawa Barat optimis bahwa langkah kecil di tahap prototipe ini akan menjadi gerakan besar yang membawa manfaat luas di masa depan.(Red)

Tidak ada komentar