Header Ads

ads header

Breaking News

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majalengka kembali menunjukkan eksistensinya.


 Majalengka (HARIAN SUARA INTELEKTUAL)Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majalengka kembali menunjukkan eksistensinya dalam mencetak kader-kader intelektual dan pemimpin masa depan melalui pelaksanaan Training raya (Latihan Kader Tingkat 2 Intermediate Training, Latihan Khusus Kohati, dan Senior Course), yang digelar di Balai Diklat Kehutanan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.(23/07/2025)

Kegiatan yang berlangsung sejak 18 Juli hingga 25 Juli 2025 ini mengusung tema "Memupuk kepemimpinan Muslim yang Berintegras Menuju Indonesia 2045". Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, didampingi oleh Wakil Bupati, Tarsono D. Mardiana. Keduanya memberikan apresiasi atas konsistensi HMI dalam mengembangkan potensi pemuda di daerah.

"HMI merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, idealisme, dan wawasan kebangsaan. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan visi Majalengka Raharja yang ingin melahirkan generasi unggul dan berdaya saing," ujar Bupati Karna dalam sambutannya.

Sebanyak 45 peserta dari berbagai cabang HMI se-Indonesia turut ambil bagian dalam LK 2 ini. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh instruktur nasional dan tokoh-tokoh HMI senior, termasuk pembahasan seputar ideologi, geopolitik, manajemen organisasi, dan isu-isu strategis nasional.

Ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi ruang kaderisasi, tetapi juga sarana konsolidasi gagasan antar kader HMI dari berbagai daerah.

“LK 2 ini menjadi momentum penting bagi kami untuk membentuk kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara ideologis dan siap terjun ke masyarakat,” jelas ketua pelaksana

Salah satu peserta, Muhammad Naufal, mahasiswa Universitas Indonesia dari HMI Cabang Depok, mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti pelatihan.

“Ini pengalaman yang sangat berharga. Materi-materi yang disampaikan benar-benar membangun cara pandang kami sebagai calon pemimpin. Diskusi dan interaksi antar peserta juga membuka wawasan baru,” tutur Naufal

Kegiatan LK 2 ini rencananya akan ditutup dengan seminar publik dan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan.

 HMI berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader yang mampu menjawab tantangan zaman dan membawa nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam setiap kiprahnya.(Deden/red)

Tidak ada komentar