Header Ads

ads header

Breaking News

Gedung Merdeka Jadi Simbol Keberanian Pemuda Persis Memimpin Peradaban



Bandung  (harian Suara Intelektual)
Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) I PP Pemuda Persis. Pemilihan tempat ini disebut memiliki makna historis bagi gerakan Pemuda Persis dalam membangun peradaban.

Muskernas I PP Pemuda Persis digelar pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema "Transformasi Gerakan Membangun Episentrum Dakwah Peradaban" dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari Pemuda Persis se-Indonesia, santri, serta mahasiswa se-Bandung Raya.

Ketua Umum PP Pemuda Persis Hilman Rasyid mengatakan Gedung Merdeka memiliki sejarah penting bagi perjuangan bangsa Indonesia dan gerakan negara-negara yang pernah mengalami kolonialisme.

"Gedung Merdeka ini menjadi saksi keberanian bangsa dan orang tua kita dalam menjawab persoalan-persoalan global. Gedung ini juga menjadi saksi bahwa bangsa kita melawan kolonial, penjajah dan merebut kemerdekaan bangsa kita," kata Hilman dalam sambutannya.

Menurut Hilman, sejarah Gedung Merdeka harus menjadi inspirasi bagi Pemuda Persis untuk membangun keberanian dalam menghadapi tantangan global.

"Ini menjadi simbol keberanian pemuda untuk menjadi pemimpin global, menolak menjadi pengekor dan siap memimpin peradaban," ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto saat membuka Muskernas I PP Pemuda Persis.

Bima mengatakan Gedung Merdeka memiliki sejarah sebagai tempat berkumpulnya negara-negara yang baru merdeka di Asia dan Afrika.

"Di tempat ini, 71 tahun lalu episentrum gerakan dunia itu dibangun di sini. Buah dari pikiran dan kejeniusan Bung Karno menghimpun para pemimpin negara-negara yang baru merdeka se-Asia dan Afrika," kata Bima.

Muskernas I PP Pemuda Persis sendiri menjadi forum untuk merumuskan program kerja strategis organisasi. Forum tersebut mengusung gagasan transformasi gerakan dan pembangunan episentrum dakwah peradaban.(Deden/red)

Tidak ada komentar